Selasa, 15 April 2008

SIAPA YANG TIDAK INGIN SUKSES ?

SIAPA YANG TIDAK INGIN SUKSES ?

Siapa yang tidak ingin sukses? Kelihatannya aneh menanyakan hal
tersebut. Tetapi hampir sebagian besar orang yang Anda kenal tidak
pernah meraih kesuksesan. Mereka hanya memimpikannya dan
membicarakannya, tetapi tidak menjalankannya. Itu yang sangat
disayangkan. Mengapa ? Karena sebagian besar orang tidak memahami
sukses. Sukses bukanlah hasil keberuntungan, bukan juga sesuatu yang
Anda peroleh di waktu-waktu keajaiban di dalam hidup anda. Sukses
bukanlah tujuan melainkan gaya hidup. Satu-satunya cara untuk meraih
sukses sejati adalah dengan melakukannya setiap hari.

Yang perlu Anda ketahui untuk menjadi sukses yaitu Anda adalah apa yang
Anda lakukan sehari-hari, mula-mula Anda membentuk kebiasaan kemudian
kebiasaan itu membentuk Anda, membentuk kebiasaan sukses adalah semudah
membangun kebiasaan gagal. Setiap hari Anda hidup, Anda sedang dalam
proses menjadi sesuatu. Menjadi sesuatu yang yang lebih baik atau lebih
buruk semuanya bergantung kepada apa yang Anda berikan untuk diri Anda
sendiri.

Banyak orang sebelum Anda mencari kesuksesan dan tidak pernah
menemukannya. Mereka membayangkannya seperti mencari kitab kuno atau
mata air awet muda, sesuatu yang perlu diperoleh pada akhir petualangan
yang panjang. Ada yang percaya bahwa sukses adalah seperti hubungan yang
perlu dimenangkan. Sementara yang lainnya menganggapnya sebagai jabatan
untuk diraih atau benda untuk dimiliki. Tetapi sukses bukanlah itu
semua. Sukses bukan tujuan untuk dicapai. Sukses adalah proses
perjalanan untuk dilalui. Dan Anda sedang melaluinya setiap hari.

Perlu waktu yang lama bagi kebanyakan orang untuk mengetahui apa maksud
Tuhan menciptakan mereka. Jika Anda mau, Anda dapat menjelajahi hal-hal
di dalam dunia dan belajar lebih banyak mengenai tujuan hidup Anda
setiap hari. Anda dapat terlibat di dalam kegiatan-kegiatan yang
menolong pikiran, tubuh, dan batin Anda lebih bertumbuh. Dan Anda dapat
menunjukkan dalam tindakan besar atau kecil yang menolong orang lain.

Sukses adalah mengetahui tujuan hidup Anda, menabur benih yang menolong
orang lain, dan bertumbuh menuju potensi maksimum Anda. Pintu menuju
pembebasan potensi Anda sedang menuju Anda. Kuncinya ada di perjalanan
Anda. Temukan segera kunci itu. Jika Anda melakukannya, maka Anda sedang
sukses hari ini. Andapun akan sukses esok hari.

Bagaimana mengeja SUKSES ?

S = Seleksi tujuan anda
U = Urutkan prioritas dan potensi Anda
K = Komitmen pada rencana anda
S = Siapkan perjalanan Anda
E = Ekspresikan visi dalam tindakan
S = Serahkan hasilnya pada Tuhan

Berikut ini adalah tujuh langkah sukses yang dapat Anda lakukan untuk
mencapai kesuksesan Anda :

1. Buatlah komitmen untuk bertumbuh setiap hari.
Satu dari kekeliruan terbesar yang orang buat adalah memiliki fokus yang
salah. Sukses bukan datang dari membeli, meraih, atau memperoleh
sesuatu. Sukses datang sebagai hasil dari pertumbuhan. Jika Anda membuat
sasaran untuk bertumbuh sedikit setiap hari, maka tak lama kemudian Anda
akan mulai melihat hasil positif di dalam kehidupan Anda. Seperti
ungkapan penulis puisi Robert Browning, "Untuk apa hidup di dunia kalau
bukan untuk bertumbuh ?"

2. Hargai proses lebih dari peristiwa yang terjadi.
Peristiwa dalam suatu kurun waktu tertentu memang baik untuk diambil
sebagai sumber pengambilan keputusan, tetapi proses perubahan dan
pertumbuhan memiliki nilai yang kekal. Jika Anda ingin naik ke tingkat
kehidupan selanjutnya, bertekadlah untuk terus menerus memperbaiki diri
Anda.

3. Jangan menunggu inspirasi.
Pemain bola basket yang terkenal, Jerry West berkata, "Anda tidak
melakukan banyak hal di hidup Nada, jika Anda hanya bekerja di hari-hari
yang Anda rasakan baik". Orang-orang menjadi besar karena mereka
memotivasi diri dan memberikan yang terbaik dari hidup mereka, tanpa
menghiraukan apa yang mereka rasakan. Untuk menjadi sukses, berjuanglah.

4. Bersedia mengorbankan kesenangan demi kesempatan.
Satu dari pelajaran-pelajaran terbesar adalah prinsip : bayar sekarang,
bersenang-senang kemudian. Dalam hidup ini, Anda harus membayar untuk
segala hal. Bedanya hanyalah Anda membayar di muka atau di belakang.
Jika Anda membayar sekarang, Anda akan mendapatkan imbalan yang lebih
besar di kemudian hari dan imbalan itu juga terasa lebih manis.

5. Memiliki impian besar.
Memang tidak perlu membayar apa-apa untuk memimpikan hal-hal yang kecil.
Robert J. Kriegel dan Louis Patler, penulis buku If It Ain't Broke,
Break It, mengungkapkan, "Kita tidak memiliki acuan pasti mengenai
sejauh mana keterbatasan manusia itu. Semua tes, stopwatch, dan garis
finish tidak dapat mengukur potensi manusia. Ketika seseorang mengejar
impiannya, mereka jauh melampaui apa yang kelihatannya menjadi
keterbatasan mereka. Potensi yang ada di dalam kita tidak terbatas dan
masih banyak yang belum dijelajahi. Saat mana Anda memikirkan
keterbatasan, Anda sedang menciptakannya" .

6. Urutkan prioritas.
Satu kesamaan yang dimiliki semua orang sukses adalah mereka menguasai
kemampuan mengorganisasi manajemen waktu. Yang pertama dan paling utama,
mereka telah mengorganisasi diri mereka. Henry Kaiser, pendiri Kaiser
Aluminium dan Kaiser Permanente Health Care, berkata, "Setiap menit yang
diinvestasikan ke dalam perencanaan akan menghemat dua menit waktu
pelaksanaan" . Anda tidak akan pernah memperoleh kembali waktu yang
hilang, jadi optimalkan setiap waktu yang ada.

7. Berkorban untuk memperoleh peningkatan.
Tidak ada sesuatu yang berharga diperoleh tanpa pengorbanan. Hidup
dipenuhi dengan kejadian-kejadian kritis ketika Anda akan mendapat
kesempatan untuk menukarkan milik Anda yang berharga dengan yang
lainnya. Tetap buka mata untuk kejadian-kejadian seperti itu dan selalu
pastikan Anda sedang naik bukan turun.

Jika Anda mendedikasikan diri Anda kepada tujuh langkah diatas, Anda
akan tetap meningkatkan diri Anda dan Anda akan sukses. Pertumbuhan
mungkin tidak sepesat seperti yang lainnya, tetapi Anda akan melihat
kemajuan Anda sendiri hampir dalam seketika. Dan meskipun pengakuan
dari orang lain berlangsung dengan lambat, jangan putus asa. Tetap
lakukan. Pada akhirnya, Anda akan sukses. [John C. Maxwell]

Neuro-Linguistic Programming: Persiapan dan Kesempatan

Neuro-Linguistic Programming

Persiapan dan Kesempatan
Oleh: Hingdranata Nikolay

Keluhan klasik dari rata-rata orang yang tidak kunjung maju atau menapak ke
atas adalah tidak adanya KESEMPATAN. Anda mendengarnya di mana-mana. Tidak
ada KESEMPATAN untuk promosi karena atasannya tidak kunjung keluar, tidak
ada KESEMPATAN tanggung jawab tambahan karena atasan tidak percaya, tidak
ada KESEMPATAN untuk naik gaji karena atasan tidak perhatian, dan lain-lain.
Rahasia sukses pun bertebaran dari buku, seminar, coaching, dan lain-lain.
Sebegitu luasnya 'rahasia' sukses ini, sehingga sudah tidak pas lagi disebut
rahasia. Dan dari sekian banyak 'rahasia' sukses ini, terselip juga tips
untuk membangun PERSIAPAN diri dengan segala hal yang dibutuhkan untuk
sukses. Entah memperkaya diri dengan pengetahuan, skil, sikap mental, dan
lain-lain.
Dan lucunya, ini yang bisa menimbulkan frustrasi para pencari INSPIRASI
sukses: PERSIAPAN. Saat 'rahasia' sukses berbicara mengenai KESEMPATAN
sukses, para pencari sukses ini lebih banyak fokus pada sebuah BELIEF bahwa
ada standard khusus atau ukuran maksimum yang diperlukan untuk bisa meraih
KESEMPATAN ini, terutama kalau mereka mengikuti persis 'rahasia' sukses ini.
Dan saat mereka telah merasa atau melihat diri mereka telah mencapai
standard ini, mereka juga sepantasnya atau sudah seharusnya sudah SIAP utuh
untuk sukses. Jadi saat KESEMPATAN belum kunjung datang, mereka akhirnya
menunggu, karena merasa sudah SIAP.
Di NLP sendiri, kata "CREATE YOUR OWN REALITY" bukan berarti hanya
berimajinasi belaka, membuka mata, jentikan jari, mengandalkan yang menurut
kita sudah cukup, lalu kita memperoleh yang kita inginkan. Melibatkan lebih
dari itu. PERSIAPAN yang kontinu adalah justru bagian dari mengkreasikan
sukses ini. Saat saya sering mengekspresikan bahwa 'tidak ada yang
kebetulan' dan 'segala sesuatu berhubungan' , yang saya tuju dalam konteks
ini adalah bahwa KESEMPATAN datang karena PERSIAPAN kita, bukan karena
kebetulan. Dan PERSIAPAN bukan hanya mengenai sudah merasa SIAP dan BERHAK
atas sebuah kesuksesan, tapi justru ber-SIAP diri secara kontinu. Secara
terus-menerus belajar, memperkaya diri dengan pengetahuan, skil, sikap
mental yang efektif, dan lain-lain.
Jadi saat pertanyaan Anda adalah "Kenapa KESEMPATAN tidak kunjung datang?",
maka jawaban paling sederhananya adalah "Karena Anda belum SIAP". Ini
sebuah pola berpikir yang bermanfaat, karena saat KESEMPATAN tidak mau
mampir dan Anda terus menunggu dan menunggu tanpa menaikkan standard diri
Anda atau tanpa PERSIAPAN lebih, maka Anda hanya membuat diri sendiri
bertambah frustrasi. Karena mungkin hanya dengan PERSIAPAN yang sedikit
lebih banyak saja, Anda mungkin bisa menghemat frustrasi Anda dan memetik
KESEMPATAN-nya.
Dari pola pikir yang bermanfaat ini pula, saya bisa memberikan rekomendasi
BELIEF untuk Anda, bahwa alam semesta sudah mempunyai sistem untuk
memberikan kita sesuai HAK kita. Kita hanya akan memperoleh sesuai yang
kita berikan. Kita hanya akan mendapatkan sesuai yang pantas kita dapatkan.
Kalau ada yang merasa bahwa dirinya belum memperoleh keadilan, entah
evaluasi kembali definisi 'keadilan' yang Anda maksud, atau cek kembali
PERSIAPAN diri kita, atau kalau memang semuanya sudah oke, tidak lama lagi
Anda akan memperolehnya. Mungkin dalam bentuk dan kapasitas yang berbeda
dari yang Anda inginkan, tapi sesuai dengan HAK Anda.
Contoh lucu yang saya temui adalah saat ada KESEMPATAN, ternyata orang yang
tadinya komplain mengenai tidak adanya KESEMPATAN, justru komplain lagi
mengenai KESEMPATAN yang datang tersebut. Seolah segala sesuatunya harus
sempurna berdasarkan model dunianya. Dan akhirnya? KESEMPATAN tersebut pun
terbang ke orang lain, dan orang yang menolak KESEMPATAN ini, melanjutkan
lagi kenikmatan komplainnya mengenai tidak adanya KESEMPATAN. Beberapa
orang memang MEMILIH untuk hidup di dunianya sendiri :-)
PILIHAN bermanfaat yang saya anjurkan hari ini adalah lakukan PERSIAPAN
terus, dan KESEMPATAN akan berdatangan sesuai PERSIAPAN Anda. Saat Anda
ingin KESEMPATAN lebih, maka lakukan PERSIAPAN lebih.
Semoga bermanfaat.

Have a positive day!

BERTUMBUH HINGGA TANPA BATAS

BERTUMBUH HINGGA TANPA BATAS

"A person is limited only by the thoughts that he chooses. – Kapasitas
seseorang dibatasi oleh pemikirannya sendiri."
~ James Allen As A Man Thinketh

Setiap saat masing-masing di antara kita bisa melakukan hal yang luar
biasa dengan berpikir berbeda. Anda sebenarnya juga bisa berkembang
puluhan kali lipat. Semua itu tergantung pada pola pikir Anda sendiri.

Anehnya hampir semua orang cenderung langsung kecewa, marah, frustrasi
ketika sampai pada situasi kurang menguntungkan atau tidak berhasil.
Mereka sama sekali tidak berpikir positif saat menghadapi tantangan,
yang salah satunya berbentuk kegagalan. Padahal, seandainya mereka tetap
optimis, dalam kondisi terburuk pun mereka pasti dapat memulai lagi
langkah-langkah untuk bertumbuh lebih dari yang pernah mereka bayangkan.

Optimis adalah syarat penting untuk dapat bertumbuh optimal dari kondisi
Anda saat ini. Langkah selanjutnya yang tak kalah penting agar Anda
bertumbuh secara fenomenal adalah menciptakan impian. Ketika Anda sudah
berani bermimpi, maka rasa percaya diri akan tumbuh dan lebih siap
menghadapi tantangan. Selanjutnya impian tersebut membantu Anda berpikir
lebih positif, sehingga Anda dapat menikmati proses perubahan menuju
pertumbuhan.

Langkah penting lainnya adalah memahami diri sendiri dan impian yang
ingin dicapai. Pemahaman akan diri sendiri dan impian merupakan landasan
untuk menempatkan prioritas dan fokus. Selain itu, pemahaman terhadap
terhadap diri sendiri dan tujuan juga sangat memengaruhi rasa percaya
diri dan keyakinan untuk bertumbuh tanpa batas.

Setelah itu, Anda sebaiknya memfokuskan diri pada faktor yang dapat
menyokong keberhasilan. Misalnya, Anda berdagang jagung dan jual beli
mobil bekas. Di antara keduanya, berdagang jagung memberikan kontribusi
80% terhadap pertumbuhan pendapatan Anda. Sehingga Anda harus lebih
intensif mengerjakan jual beli jagung dibandingkan jual beli mobil
bekas. Penghasilan Anda tentu meningkat berlipat ganda dalam waktu
singkat.

Contoh lain adalah Anda bermimpi untuk menjadi seorang profesor
terkenal. Tetapi, kegiatan Anda di bidang bisnis dan pendidikan
sama-sama menyita waktu. Setelah Anda cermati, ternyata aktivitas di
dunia bisnis lebih menyokong keinginan Anda mewujudkan impian menjadi
seorang profesor. Maka, fokuskan energi dan pikiran Anda lebih banyak
kepada dunia bisnis tersebut. Dengan kata lain, faktor pendukung
mayoritas yang semakin mendekatkan diri Anda terhadap impian itulah yang
harus Anda kerjakan secara intensif.

Sementara itu, Anda juga harus berusaha meningkatkan kemampuan. Sebab
jika kemampuan Anda lebih baik, maka Anda juga pasti dapat melaksanakan
pekerjaan dengan lebih baik untuk mencapai tujuan itu. Karenanya,
dedikasikan diri untuk terus belajar, sebagaimana Jay Sidhu menekankan
hal itu dalam pernyataannya berikut ini.

"If you are aware of your weakness and are constantly learning, your
potential is virtually limitless. You can build something that will be a
legacy. – Jika Anda paham kekurangan yang Anda miliki dan berusaha
belajar terus menerus, sebenarnya potensi Anda itu hampir tidak
terbatas. Anda dapat membangun sesuatu yang dapat diwariskan," katanya.

Misalnya setiap hari Anda belajar dan dapat memperbaiki kemampuan 0,1%,
berarti dalam satu minggu kemampuan dan produktivitas Anda meningkat
0,5%, dalam satu bulan 2%, dan 26% setiap tahun. Efek komulatifnya pasti
semakin besar di tahun-tahun berikutnya. Jika setiap hari Anda
meningkatkan kemampuan, sangat dimungkinkan perkembangan profesional
maupun personal Anda akan terus berlangsung hingga tanpa batas.

Segeralah memutuskan untuk meningkatkan kualitas personal dan
profesional Anda, misalnya dengan belajar dari buku, radio, kursus
tambahan, seminar, dan lain sebagainya, karena proses tersebut sedikit
demi sedikit akan merubah kahidupan Anda. Sementara itu, belajarlah dan
menerapkan ide yang lebih baik setiap hari.

"Haste in every business brings failure. – Sikap terburu-buru dalam
urusan apapun menyebabkan kegagalan," demikian kata Herodotus. Kiranya
langkah yang tidak kalah penting adalah tetap bersabar dan berprasangka
positif terhadap apa pun hasil yang dapat Anda capai. Jangan berharap
terjadi perubahan dramatis dalam waktu singkat.

Catatlah dalam pikiran dan hati bahwa menjadi lebih baik dari hari ke
hari tentu berpengaruh terhadap masa depan Anda. Efek positif sekecil
apa pun tetapi berkelanjutan pasti lebih baik dibandingkan tidak memulai
satu langkahpun hari ini. Jika Anda tetap kreatif memanfaatkan waktu
dari hari ke hari, terutama untuk meningkatkan kemampuan dan memfokuskan
energi demi mewujudkan impian, percayalah bahwa suatu saat Anda pasti
dapat mengoptimalkan potensi dan terus bertumbuh tanpa batas.[aho]

*Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku
best seller.

Senin, 14 April 2008

Soal Uang, Inilah Posisi Anda

Soal Uang, Inilah Posisi Anda



Rambut bisa sama hitam, tetapi pendapat boleh berbeda, begitulah
juga dalam mengelola uang. Kita bekerja keras setiap hari untuk
mendapatkan penghasilan, beberapa dari kita bahkan mendapatkan lebih
besar dibandingkan yang lainnya.

Namun, bagaimana cara menggunakannya berbeda. Ada yang cenderung
menghabiskan uangnya segera, menyimpannya untuk digunakan lagi di
masa depan. Beberapa orang cenderung terus-menerus menyimpan
uangnya, dan hanya sedikit yang bisa mendayagunakannya.
Kecenderungan inilah yang akan membagi para pengguna uang menjadi
beberapa tipe.

Tidak semua tipe penggunaan uang langsung menempatkan Anda dalam
kategori kebebasan finansial. Dengan mengetahui siapa diri Anda
sekarang, akan membantu memetakan arah untuk mencapai posisi yang
diinginkan pada masa datang.

Looser = Pecundang

Looser adalah orang yang kecanduan dan candunya adalah uang. Pada
saat ketagihan, dia akan menghabiskan apa pun yang dimilikinya dan
bahkan yang tidak dimilikinya. Pengeluarannya selalu lebih besar
daripada penghasilannya karena memperturutkan ketergantungan yang
amat sangat pada uang untuk mengobati sesuatu.

Setiap orang mempunyai lubang di hatinya, tetapi looser hanya mampu
mengisinya dengan uang. Lubang itu dapat berupa apa saja - kesepian,
dendam, atau rendah diri yang memicu emosi berlebihan.

Jika tidak terkendali orang menjadi butuh pelampiasan dengan
berbagai macam cara. Untuk melampiaskan kemarahan, kesedihan atau
kekecewaan, looser melampiaskannya dengan berbelanja. Semakin marah,
sedih, kecewa maka semakin banyak belanjaannya.

Looser membutuhkan lebih banyak uang untuk mengatasi rasa sakitnya.
Mereka selalu kekurangan, dan untuk menutupinya mereka mengambil
dari tempat lain. Tipe pecundang arus kasnya selalu negatif atau
defisit.

Kekurangan inilah yang ditutup dengan cara berutang. Akibatnya jika
arus kas negatif terus menerus, jumlah beban utang juga bisa semakin
berat. Looser tipikal yang selalu bangkrut. Prinsipnya, hidup akan
berjalan baik-baik saja jika bisa mendapat lebih banyak uang atau
lebih banyak utang

Shopper = Pembelanja

Ketika menerima uang, segera saja uang itu berubah menjadi belanja
bulanan, tagihan telepon, listrik, air, gaji pembantu, iuran pensiun
atau tabungan pendidikan anak. Seakan-akan uang dalam bentuk aslinya
sebagai uang sangatlah mengganggu sehingga tipe shopper segera
menukarnya dengan bentuk lain.

Satu-satunya yang bisa menghentikan mereka adalah kalau uangnya
habis. Buat pembelanja, mereka akan baik-baik saja selama
pengelurannya tidak lebih dari penghasilannya. Tidak heran mereka
selalu mengeluh tidak punya uang, bahkan pada saat gajian
sekalipun. "Gaji cuma numpang lewat." Prinsip hidupnya segala
sesuatu akan baik-baik saja asal impas.

Tidak seperti looser yang berbelanja melebihi takaran, tipe
pembelanja bahkan enggan berutang. Shopper merencanakan penggunaan
uangnya dengan cermat dan mereka cukup cerdas untuk berhenti ketika
uang habis.

Pengeluaran mereka selalu sama besarnya dengan penghasilan mereka.
Jika penghasilan naik, secara alamiah pengeluaran naik juga.
Penghasilan dan pengeluaran seperti saling berkejaran. Tidak peduli
berapa kalipun sudah kenaikan gaji terjadi, sulit sekali
mengumpulkan uang untuk tidak digunakan.

Penghasilan yang ada sekarang jika tidak habis untuk biaya hidup
masa sekarang, pasti akan digunakan untuk suatu tujuan keuangan
tertentu di masa depan, misalnya membayar biaya pendidikan anak,
membayar biaya hidup pensiun atau menunaikan ibadah Haji.

Keeper = Penyimpan

Kehilangan uang menakutkan. Semakin besar jumlahnya semakin
menakutkan. Saya kira begitulah juga motivasi orang menabung. Kalau
dipikir-pikir kegiatan menabung itu sama sekali tidak menyenangkan.
Buat apa kita mendapatkan uang tetapi tidak dibelanjakan? Tetapi
buat keeper jika berbelanja membuatnya kehilangan uang maka dia
perlu untuk tidak menghabiskannya. Kehilangan uang membuat tipe
keeper tidak aman, dan menyimpannya akan menetralisir rasa tidak
aman.

Keeper tidak kesulitan untuk membayar kebutuhan hidupnya di masa
sekarang. Dia juga akan mampu membiayai berbagi tujuan keuangan
tertentu yang ingin dicapainya di masa depan. Di luar itu keeper
bahkan menyimpan lebih banyak - untuk dirinya, untuk keluarganya.
Dia tipe yang akan terus menerus mengumpulkan uang dengan tujuan
untuk disimpan, lebih dari sekadar mencukupi kebutuhannya sekarang
maupun di masa depan.

Sedikit demi sedikit dari hari ke hari tumpukan uangnya bertambah
banyak, proses ini inilah yang amat disukainya. Dia membuat uangnya
bekerja lebih keras agar bisa menghasilkan lebih banyak uang
untuknya.

Developer = Pengembang

Developer tidak dikendalikan oleh uang, dia mengendalikan uang. Maka
itu, dia tidak menginginkan uang kecuali jika membutuhkan sebesar
yang akan digunakan untuk menjalankan rencananya.

Prinsipnya, setiap rupiah dalam sebuah portfolio berada disana untuk
suatu tujuan tertentu, jika tidak, uang itu harusnya berada di
tempat lain untuk tujuan lain. Developer percaya bahwa uang adalah
salah satu alat untuk mencapai tujuan.

Jadi, dia tidak membuat rencana mengumpulkan uang, tetapi dia
memiliki tujuan yang membutuhkan uang untuk mewujudkannya. Sesuai
dengan namanya-developer mengembangkan/ membangun sesuatu dalam
ukuran masif yang hanya bisa dikerjakan dengan keterlibatan banyak
orang.

Dengan tujuan besar inilah yang menyebabkan daya jangkaunya terhadap
uang menjadi luas. Developer memusatkan perhatiannya pada usaha-
usaha yang memberi manfaat pada masyarakat.

Dia percaya bahwa terdapat korelasi positif antara tingkat
kesejahteraan masyarakat dengan kemakmuran pribadi. Artinya bangunan
finansial yang akan didirikannya tidak bisa diperuntukkan untuk
dirinya dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Developer menjalankan rencananya langkah demi langkah secara
bertahap mencapai tujuannya, proses inilah yang amat disukainya.
Jika satu tujuan telah tercapai, maka dengan segera dia akan
menentukan tujuan baru yang lebih baik lebih besar. Dia membuat uang
bekerja lebih keras untuk mewujudkan tujuannya.

Linguistricks Psychological Subtleties:

Linguistricks Psychological Subtleties:
#1 Two Sides Triangle

Bagi profesi mentalis tidak ada senjata yang paling ampuh kecuali kata-kata. Kenton Knepper, Max Maven dan Steve Shaw alias Banachek adalah beberapa pakar diantaranya. Bagi kami para mentalis teknik ini biasa disebut FORCING.

eit.. namun saya tidak akan membahas tentang buka-bukaan rahasia trik sulap mentalis, namun lebih membahas dari bagaimana cara kerja teknik penguasaan kata-kata dalam mempengaruhi alam bawah sadar orang lain sehingga dapat kita kendalikan.

Hanya dengan Kata-kata?

Ya.. betul!

Mengapa hanya dengan kata-kata?

Ya, karena dengan kata-kata-lah kita dapat mempengaruhi kognitif seseorang dan akhirnya berdampak pada behaviour-nya.

Jangan dulu Anda membayangkan masa SD anda dimana saat kita belajar Bahasa Indonesia dengan mengenali susunan kata-kata Subyek, Predikat, Obyek dan keterangan. Namun sebenarnya teknik ini disarikan dai pelajaran tersebut hanya saja susunan kata dan penempatannya dirubah.

Salah satu teknik yang dipelajari adalah Two Sides Triangle atau segitiga dua sisi. Prinsip segitiga dua sisi dalam ilmu komunikasi alam bawah sadar apabila tepat penggunaannya maka akan sangat POWEFULL!

Apa lagi itu?

sabar... begini contohnya, perhatikan situasi dan percakapan berikut ini:

============ ========= ========= ========= =====

Dalam sebuah sudut plaza di daerah Surabaya Barat, seorang pemuda sedang berjalan mencari sebuah jam tangan baru untuk menghiasi tangannya.

Tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah jam di sebuah etalase kaca, dan pemuda tersebut bertanya kepada sang penjaga..

"Mas, berapa harga Jam ini?

"300 ribu aja Mas" jawab sang penjaga

"Wah mahal amat? nggak bisa kurang ya?" balas pemuda tadi

"Ini sudah murah mas, bahkan paling murah diantara toko lainnya!" jawab penjaga toko lagi

"Oooo...gitu ya..." jawab sang pemuda sambil pergi

============ ========= ========= ========= =====

Cerita diatas adalah kejadian yang sering kita alami sehari-hari. Pertanyaanya adalah mengapa sang pemuda langsung pergi? apa ada yang salah yaa?

Yaa..

Disinilah saya akan menjelaskan tentang konsep two sides triangle atau segitiga bersisi dua.

Pada dasarnya sebuah segitiga (sama kaki) memiliki kedua sisi yang sama panjang. Hal ini apabila dianalaogikan dalam proses komunikasi maka menjadi sisi subyek dan sisi obyek, dan masing-masing sisi terseut berusaha untuk memasukan informasi yang berbeda-beda kedalam benak oran lain melalui sudut pandang yang berbeda.

dan... biasanya sisi yang satu akan berusaha untuk merendahkan sisi yang lainnya

Dalam cerita diatas sang penjual bermaksud untuk menjelaskan kepada sang pemuda bahwa di jam yang dijual di tempatnya adalah harga yang paling murah yang di jual diantara toko-toko lain di plasa tersebut.

Namun, inilah kurang tepatnya.

Proses informasi yang disampaikan kepada penjual menjadikan sang pemuda memiliki INFORMASI BARU bahwa model jam ersebut tidak hanya dijual di satu toko itu saja, namun juga terdapat di toko-toko yang lainnya, sehingga bisa berpikir... ah, cari di toko lain saja ah.. siapa tahu di tempat lain saya bisa dapat penawaran lebih bagus.

Oleh karena itu, ketika kita ingin memasukan satu paham , pemikiran ataupun "pemaksaan" secara tidak langsung kepada orang lain. terlebih dahulu kita harus mengetahui apakah objek atau lawan bicara kita itu sudah memiliki informasi dari sudut pandang yang lain, terkait hal-hal yang akan kita sampaikan.

Two sides triangle lebih baik digunakan untuk saling melemahkan pada contoh situasi sebagai berikut:

============ ========= ========= ========= =====

Dalam sebuah sudut plaza di daerah Surabaya Barat, seorang pemuda sedang berjalan mencari sebuah jam tangan baru untuk menghiasi tangannya.

Tiba-tiba pandangannya tertuju pada sebuah jam di sebuah etalase kaca, dan pemuda tersebut bertanya kepada sang penjaga..

"Mas, berapa harga Jam ini?

"300 ribu aja Mas" jawab sang penjaga

"Wah mahal amat? nggak bisa kurang ya?" balas pemuda tadi

"Memang dibandingkan dengan harga jam sejenis, jam kategori ini sedikit mahal. Namun, Jam ini adalah keluaran terbaru dari teknologi yang ada saat ini, sehingga fungsi jam ini tidak hanya sebagai penunjuk waktu saja, namun sudah dapat digunakan sebagai penunjuk lokasi dengan bantuan satelit, sehingga kita tidak akan tersesat apabila berkunjung ke daerah baru" jawab penjaga toko lagi

"Oooo...gitu ya... Bisa saya lihat?" jawab sang pemuda sambil mendekat

============ ========= ========= ========= =====

Haaa...

Sudah paham kan sekarang...

Kuncinya adalah, beritahulah lawan bicara Anda bahwa Anda paham benar keadaan ataupun informasi dari sisi pesaing Anda. Lalu... gunakan kelemahannya dan lemahkan kelebihannya. Cari satu persatu dan katakan lewat perbandingan.

Oleh karena itu berhati-hatilah apabila Anda menjawab pertanyaan.. .

selamat ber TRANCEFORMASI. ..